Rabu, 05 November 2014

BERSYUKURLAH

Jangan pernah menghitung rezeki yang di dapat orang lain. Namun akan lebih bijak ketika kita bisa menghitung rezeki kita sendiri. Dari situ kita akan bisa tahu bagaimana caranya bersyukur. Dengan menghitung rezeki yang diberikan orang lain, ada dua kemungkinan besar yang akan terjadi.. yaitu menjadi iri atau sombong. Yeeaahh kok bisa ?

Sombong karena merasa bahwa memiliki sesuatu hal yang lebih di banding orang lain ( dalam hal ini ketika seseorang melihat apa yang dimiliki oleh orang yang kekurangan )
Iri ketika melihat apa yang dimilki orang lain yang lebih dari dirinya ( dalam hal ini ketika seseorang melihat apa yang dimiliki oleh orang yang berlebih )

Ketika merasa sombong .. seseorang akan lupa dengan kodratnya sebagai manusia. terlalu sibuk dengan hal yang disombongkannya tersebut. Punya handphone yang lebih canggih dari temannya SOMBONG. punya wajah rupawan di banding orang lain SOMBONG. dari sombong itu akibatnya lupa untuk bersyukur. Lupa bahwa apa yang iya punya hanya titipan Allah dan akan kebali lagi padaNya.

Dan rasa iri muncul ketika melihat apa yang dimiliki oleh orang lain. lihat rezeki orang yang berlimpah IRI . lihat fisik orang yang sangat rupawan IRI . lihat orang sukses IRI . IRI dan IRI . dari IRI tersebut seseorang akan sering mengeluh .. mengeluh kenapa tak bisa memiliki apa yang dimiliki orang tersebut. Hingga yang fatalnya menyalahkan bahwa ALLAH tidaklah adil . Naudzubillahimindzalik L

Namun tidak semua berlaku hal yang sama seperti di atas . ada beberapa orang yang menjadikan motivasi dalam hidupnya ketika melihat ke atas ataupun kebawah tentang konsep perhitungan rezeki ini. Motivasi yang tidak luput dari rasa beryukur.

Beryukur ketika bisa menghitung rezeki yang dimiliki. Sering kita mendengar dari penceramah ataupun motivator islam yang mengatakan bahwa “berapa banyak uang yang kita keluarkan jika untuk bernafaspun kita harus membayar. Untuk berkedip harus bayar. untuk membuka mulut harus bayar .. Allahuakbar semuanya kita dapatkan dengan Cuma-Cuma – GRETONG “ Maha besar ALLAH atas segala nikmat dan karunianya pernah berfikir sampai kesana ? yuk atuh sekarang mulai difikirkan .. Apasaja yang telah diberikanNYA kepada kita .. sudahkah kita syukuri ? sudahkah kita menjaganya ? sudahkah kita siap untuk mempertanggung jawabkan semua yang kita gunakan di hari akhir nanti ? karena sesungguhnya semua yang kita punya hanyalah titipan yang akan dikembalikan lagi kepadaNYa .. Kepada ALLAH SWT.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar