Jangan pernah menghitung rezeki yang di dapat orang lain. Namun akan
lebih bijak ketika kita bisa menghitung rezeki kita sendiri. Dari situ kita
akan bisa tahu bagaimana caranya bersyukur. Dengan menghitung rezeki yang
diberikan orang lain, ada dua kemungkinan besar yang akan terjadi.. yaitu
menjadi iri atau sombong. Yeeaahh … kok bisa ?
Sombong karena merasa bahwa memiliki sesuatu hal yang lebih di banding
orang lain ( dalam hal ini ketika seseorang melihat apa yang dimiliki oleh
orang yang kekurangan )
Iri ketika melihat apa yang dimilki orang lain yang lebih dari dirinya (
dalam hal ini ketika seseorang melihat apa yang dimiliki oleh orang yang
berlebih )
Ketika merasa sombong .. seseorang akan lupa dengan kodratnya sebagai
manusia. terlalu sibuk dengan hal yang disombongkannya tersebut. Punya
handphone yang lebih canggih dari temannya … SOMBONG. punya wajah rupawan di banding
orang lain … SOMBONG. dari sombong itu akibatnya lupa untuk bersyukur. Lupa bahwa
apa yang iya punya hanya titipan Allah dan akan kebali lagi padaNya.
Dan rasa iri muncul ketika melihat apa yang dimiliki oleh orang lain.
lihat rezeki orang yang berlimpah … IRI . lihat fisik orang yang sangat
rupawan … IRI . lihat orang sukses … IRI . IRI dan IRI . dari IRI tersebut seseorang
akan sering mengeluh .. mengeluh kenapa tak bisa memiliki apa yang dimiliki
orang tersebut. Hingga yang fatalnya menyalahkan bahwa ALLAH tidaklah adil .
Naudzubillahimindzalik L
Namun tidak semua berlaku hal yang sama seperti di atas . ada beberapa orang
yang menjadikan motivasi dalam hidupnya ketika melihat ke atas ataupun kebawah
tentang konsep perhitungan rezeki ini. Motivasi yang tidak luput dari rasa
beryukur.
Beryukur ketika bisa menghitung rezeki yang dimiliki. Sering kita mendengar
dari penceramah ataupun motivator islam yang mengatakan bahwa “berapa banyak
uang yang kita keluarkan jika untuk bernafaspun kita harus membayar. Untuk berkedip
harus bayar. untuk membuka mulut harus bayar .. Allahuakbar semuanya kita
dapatkan dengan Cuma-Cuma – GRETONG “ Maha besar ALLAH atas segala nikmat dan
karunianya … pernah berfikir sampai kesana ? yuk atuh … sekarang mulai
difikirkan .. Apasaja yang telah diberikanNYA kepada kita .. sudahkah kita
syukuri ? sudahkah kita menjaganya ? sudahkah kita siap untuk mempertanggung
jawabkan semua yang kita gunakan di hari akhir nanti ? karena sesungguhnya
semua yang kita punya hanyalah titipan yang akan dikembalikan lagi kepadaNYa ..
Kepada ALLAH SWT.