Minggu, 25 Desember 2016
Sabtu, 15 November 2014
EVENT FAKULTAS PSIKOLOGI DESEMBER 2014
OMF 2012 Fakultas Psikologi Untag Surabaya PRESENT :
SEMINAR PSIKOLOGI "SEXSTISFACTION"
Mengungkap Fenomena GIGOLO.
SEMINAR PSIKOLOGI "SEXSTISFACTION"
Mengungkap Fenomena GIGOLO.
Bersama :
1. dr. Susanto Suryaatmadja, MS, Sp.And (Dokter Spesialis Andrologi & Pengisi Acara @rumpix_SBO)
2. Mysterious Guest "Mr. G"
1. dr. Susanto Suryaatmadja, MS, Sp.And (Dokter Spesialis Andrologi & Pengisi Acara @rumpix_SBO)
2. Mysterious Guest "Mr. G"
SELASA, 2 Desember 2014
Pukul 09.00 - 13.00 WIB
HTM: Rp. 15.000
Pukul 09.00 - 13.00 WIB
HTM: Rp. 15.000
KUOTA TERBATAS !
Rabu, 05 November 2014
BERSYUKURLAH
Jangan pernah menghitung rezeki yang di dapat orang lain. Namun akan
lebih bijak ketika kita bisa menghitung rezeki kita sendiri. Dari situ kita
akan bisa tahu bagaimana caranya bersyukur. Dengan menghitung rezeki yang
diberikan orang lain, ada dua kemungkinan besar yang akan terjadi.. yaitu
menjadi iri atau sombong. Yeeaahh … kok bisa ?
Sombong karena merasa bahwa memiliki sesuatu hal yang lebih di banding
orang lain ( dalam hal ini ketika seseorang melihat apa yang dimiliki oleh
orang yang kekurangan )
Iri ketika melihat apa yang dimilki orang lain yang lebih dari dirinya (
dalam hal ini ketika seseorang melihat apa yang dimiliki oleh orang yang
berlebih )
Ketika merasa sombong .. seseorang akan lupa dengan kodratnya sebagai
manusia. terlalu sibuk dengan hal yang disombongkannya tersebut. Punya
handphone yang lebih canggih dari temannya … SOMBONG. punya wajah rupawan di banding
orang lain … SOMBONG. dari sombong itu akibatnya lupa untuk bersyukur. Lupa bahwa
apa yang iya punya hanya titipan Allah dan akan kebali lagi padaNya.
Dan rasa iri muncul ketika melihat apa yang dimiliki oleh orang lain.
lihat rezeki orang yang berlimpah … IRI . lihat fisik orang yang sangat
rupawan … IRI . lihat orang sukses … IRI . IRI dan IRI . dari IRI tersebut seseorang
akan sering mengeluh .. mengeluh kenapa tak bisa memiliki apa yang dimiliki
orang tersebut. Hingga yang fatalnya menyalahkan bahwa ALLAH tidaklah adil .
Naudzubillahimindzalik L
Namun tidak semua berlaku hal yang sama seperti di atas . ada beberapa orang
yang menjadikan motivasi dalam hidupnya ketika melihat ke atas ataupun kebawah
tentang konsep perhitungan rezeki ini. Motivasi yang tidak luput dari rasa
beryukur.
Beryukur ketika bisa menghitung rezeki yang dimiliki. Sering kita mendengar
dari penceramah ataupun motivator islam yang mengatakan bahwa “berapa banyak
uang yang kita keluarkan jika untuk bernafaspun kita harus membayar. Untuk berkedip
harus bayar. untuk membuka mulut harus bayar .. Allahuakbar semuanya kita
dapatkan dengan Cuma-Cuma – GRETONG “ Maha besar ALLAH atas segala nikmat dan
karunianya … pernah berfikir sampai kesana ? yuk atuh … sekarang mulai
difikirkan .. Apasaja yang telah diberikanNYA kepada kita .. sudahkah kita
syukuri ? sudahkah kita menjaganya ? sudahkah kita siap untuk mempertanggung
jawabkan semua yang kita gunakan di hari akhir nanti ? karena sesungguhnya
semua yang kita punya hanyalah titipan yang akan dikembalikan lagi kepadaNYa ..
Kepada ALLAH SWT.
Kamis, 04 September 2014
Dalam Islam kenapa Babi Haram dan kenapa Allah menciptakan Babi?
Allah
menciptakan dan mengharamkan binatang babi tidak lain adalah perintah, untuk
membuktikan manusia taat atau tidak. muslim yang taat adalah
seorang muslim yang bertakwa yang
berarti menjalankan segala perintah-nya
dan menjauhi segala larangan-nya. tidak cukup menjadi seorang meyakini allah itu diesakan dalam
ibadah tanpa ada amal/perbuatan. Berikut
ini adalah dalil-dalil nya :
Allah SWT berfirman :
“Tidak Aku ciptakan jin dan Manusia melainkan
hanya untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz –Dzariyat: 56 )
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul
pada setiap umat (untuk menyerukan): “Beribadalah kepada Allah (saja) dan
jauhilah thaghut.” (QS. An – Nahl: 36)
“Dan tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu
jangan beribadah kecuali hanya kepada-Nya, dan hendaklah kamu berbuat baik
kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya
atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali
janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu
membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan
rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan, dan ucapkanlah:
“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah
mendidik aku waktu kecil.” (QS. Al – Isra’: 23-24).
“Katakanlah
(Muhammad) marilah kubacakan apa yang diharamkan kepadamu oleh Tuhanmu, yaitu
“Janganlah kamu MEMPERSEKUTUKAN sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap
kedua orang tuamu, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut
kemiskinan. Kami akan memberi rizki kepadamu dan kepada mereka; dan janganlah
kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya
maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah
(membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. Demikian itu yang
diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahami (nya). Dan janganlah
kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga
sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami
tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar kesanggupannya. Dan
apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun dia adalah
kerabat(mu). Dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah
kepadamu agar kamu ingat. Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku
yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang
lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang
demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.” ( QS. Al An’am: 151-153)
“Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah
menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa “ (QS Al-Baqarah : 21)
Dalil Haramnya Babi
”Sesungguhnya
Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang
(ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah[108]. Tetapi barangsiapa dalam
keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula)
melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang”. (QS. Al Baqarah (2) : 173)
” Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah,
daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang
tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas,
kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang
disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak
panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari
iniorang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu
janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah
Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan
telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena
kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang”. (QS. Al Maa’idah (5) : 3)
”Katakanlah: “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu
yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak
memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau
daging babi – karena sesungguhnya semua itu kotor – atau binatang yang
disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa,
sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka
sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al An `am (6) : 145)
” Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu
(memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut
nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak
menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS.
An Nahl (16) : 115)
Fakta
Babi Tidak Layak untuk di konsumsi :
- Apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher? Ya,karena mereka tidak memiliki leher, sesuai dengan anatomi alamiahnya. Bagi orang yang beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher.
- Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tersebut disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke daging).
- Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia melahap semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada tersisa.
- Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali. Ia memakan sampah busuk dan kotoran hewan. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama jika dibiarkan. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
- Penyakit-penyakit cacing pita merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang dapat terjadi karena mengonsumsi daging babi. Cacing berkembang di bagian usus 12 jari di tubuh manusia, dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa. Jumlah cacing pita bisa mencapai sekitar ”1000 ekor dengan panjang antara 4 – 10 meter”, dan terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).
- Daging babi merupakan penyebab utama kanker anus & kolon. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Itulah Beberapa alasan Kenapa Allah S.W.T melarang kita Memakan daging Babi.Subhanallah
Sumber : http://www.pilarislam.com/dalam-islam-kenapa-babi-haram-dan-kenapa-allah-menciptakan-babi/
Senin, 10 Februari 2014
Selasa, 21 Januari 2014
Jumat, 10 Januari 2014
Langganan:
Postingan (Atom)









